Kehadiran roman sejarah ini, bukan saja dimaksudkan untuk mengisi sebuah episode berbangsa yang berada di titik persalinan yang pelik dan menentukan, namun juga mengisi isu kesusastraan yang sangat minim menggarap periode pelik ini. Karena itu hadirnya roman ini memberi bacaan alternatif kepada kita untuk melihat jalan dan gelombang sejarah secara lain dan dari sisinya yang berbeda. Tetralogi i…
Arok Dedes adalah salah satu novel roman karya Pramoedya Ananta Toer yang menceritakan sejarah perlawanan dan pemberontakan Ken Arok terhadap pemerintahan Akuwu Tumampel, Tunggul Ametung. Roman Arok Dedes bukan sekedar roman mistika-irasional (kutukan keris Gandring tujuh turunan). Ini adalah roman politik seutuh-utuhnya. Berkisah tentang kudeta pertama di Nusantara. Kudeta ala Jawa. Kudeta …
Kehadiran roman sejarah ini, bukan saja dimaksudkan untuk mengisi sebuah episode berbangsa yang berada di titik persalinan yang pelik dan menentukan, namun juga mengisi isu kesusastraan yang sangat minim menggarap periode pelik ini. Karena itu hadirnya roman ini memberi bacaan alternatif kepada kita untuk melihat jalan dan gelombang sejarah secara lain dan dari sisinya yang berbeda. Tetralogi i…
Buku Ibuku Perempuan Berwajah Surga ini mengisahkan tentang keteguhan dan ketulusan seorang ibu yang harus menjaga, merawat, dan membesarkan buah hatinya seorang diri tanpa mengeluh. Juga kecerdasan hati untuk tetap mempercayai bahwa Tuhan tak pernah ingkar janji dan kekuatan cinta pada-Nya menjadikan ia seorang wanita tangguh, ibu tanpa keluh, yang layak mendapatkan surga-Nya penuh. Alasan say…
Zenna lahir urutan keenam dari sebelas saudara. Ia bersama keluarganya tinggal di punggung gunung Singgalang. Saat kecil, Zenna sudah bekerja keras untuk hidup. Ia pergi ke sekolah dengan sepatu rombeng naik-turun gunung sambil membawa jagung rebus untuk dijual. “Besok Abak belikan sepatu baru kalau sudah dapat uang,” janji Abaknya pada Zenna sebelum berangkat ke sekolah. Namun tak sempat A…
“Aku selalu bilang kalau Ganimard adalah detektif terbaik kita. Dia hampir,—kau lihat betapa jujurnya aku!—dia hampir sepintar Sherlock Holmes. Tetapi aku minta maaf karena tidak bisa menawarkan sesuatu yang lebih baik daripada bangku yang keras ini. Dan tidak ada minuman segar! Bahkan tidak segelas bir! Tentu kau bisa memaafkanku, karena aku ada di sini cuma untuk sementara.” *** The…
"Kamu ini belum terkenal saja sudah sombong sekali. Begitu banyak orang menginginkan peran itu, kamu malah menolaknya! Kamu lupa dengan perjuangan kamu selama ini? Dengan jilbab kamu tidak akan pernah bisa jadi apa-apa!" Hidup penuh lika-liku: sedih, bahagia, tawa, duka, canda, dan ceria. Semampu apa seseorang mengelola emosi-emosi jiwa ini, setinggi itu pula sikap mental yang akan dimiliki.…